terdiam dalam doa
merintih dalam sakit
tertawa dalam gembira
tak peduli dengan urusan politik
tak ambil pusing soal inflasi
hanya rezeki untuk keluarga yang menjadi pikirannya
hanya menjadikan keturunannya lebih mulia cita-citanya
tak hiraukan semakin renta fisiknya
melawan asap, melawan panas dan melawan kejamya waktu
yang terus menggerogoti usia dan tenaganya
kakinya yang dulu kuat kini semakin lemah
pandangannya yang seperti elang kini semakin kabur seperti bayangan tertimpa kelam
namun semangatnya tetap seperti api
kegagahannya seperti cartenz
bapak…kapan ku bisa membalas semua yang telah kau berikan padaku
kapan ku bisa membuatmu seperti raja
tak ada lagi keringat
tak ada lelah
tak ada luka
tak ada airmata
hanya tawa
hanya gembira
dan hanya bahagia tak terkira
sampai nanti akhirnya takdir memisahkan kita

selamat ulang tahun,Pak….
Pejuangku
Semangatku
Inspirasiku
nafas hidupku